Karena 22E, Saya 100% Tidak Percaya Lagi Sama Petugas Tiket KA

12 Apr

Hari Minggu sore kemarin saya ngeplurk dari sebuah kereta kelas ekonomi dalam perjalanan saya dari Jogja ke Jakarta. Yaah, cuma memajang status singkat: “Ngeplurk dari 22E”.

Sangat singkat, kan. Namun sebenarnya kisah dibaliknya tidak sesingkat itu. Panjang sebenarnya. Tapi daripada memanjang..melebar..kemudian meluas kemana-mana seperti banjir lahar dingin Merapi, mendingan saya tampilkan saja tulisan singkat yang saya comot dari account plurk saya sendiri, sebagaimana di bawah ini.

haqeem
tiket 22E punya kisah sendiri
haqeem awalnya pesan pada calo langganan, ternyata dia lupa pada hari H tdk dibelikan tiket sesuai pesanan..
haqeem hati ini menjadi kacau, dag dig dug tak karuan..berbaur jadi satu antara bingung, sebel, marah dan rasa penuh ketidakpastian
haqeem eee pak calo punya trik rahasia yang selama ini dia sembunyikan (terutama) kepada para pelanggannya, demi terjaganya aliran rizki..
haqeem “begini deh mas, sampeyan antri saja tiket di loket seperti biasa. tapi jangan diambil tiketnya” katany dengan mata lurus memandang ke loket
haqeem “maksudnya tiketnya tidak saya minta gitu pak y**to?”
haqeem “tepat sekali, titipkan saja ke petugasnya..tapi tambahkan uang 10rb buat si petugas” katanya dengan mata berbinar penuh keyakinan.
haqeem “hah, beneran pak?!” tanya saya agak ragu tapi mulai muncul rasa penasaran apa iya petugas loket bisa bermain..
haqeem bukankan kalau saya beli selalu dijawab tiket habis. bahkan sejak jauh-jauh hari sebelumnya sudah dibilang habis, apalagi ini yang 15 menit
haqeem lagi kereta akan berangkat. jangan-jangan kecurigaan saya selama ini benar. huh, harus dibuktikan!
haqeem “percaya deh sama saya, nanti kalau gagal saya nelp ke dalam..saya akan bilang itu orang dari saya, pak y**to!”
haqeem “setelah saya titipkan tiketnya dan kasih uangnya terus saya ngapain pak?”
haqeem “yaa..sampeyan keluar saja mas. nanti kalau keretanya pas sudah datang sampeyan temuin petugasnya td, minta tiketnya yg tadi..pasti ada!”
haqeem
begitulah percakapan nyata, kisah dibalik 22E..sejak kemarin **saya 100% tidak percaya lagi dengan petugas tiket KA berikut atasannya**

Judulnya agak provokatif ya?! Hmm..maaf, memang sudah cukup lama saya merasa agak curiga dengan petugas PT. KAI, terutama yang menangani masalah distribusi tiket.

Kenapa? Pasti bukan saya saja kan yang pernah kehabisan tiket kereta. Padahal pesan sudah H-30, masih jauh-jauh hari. Lewat online lah, agen lah, citos lah, stasiun lah, semuanya bilang “maaf pak tiket yang akan anda pesan sudah habis”. Lagipula bagaimana bisa tiket untuk beberapa kereta habis sekaligus dalam waktu bersamaan. Dengan mudahnya di kaca loket ditulis pake spidol (akhir2 ini sudah diketik dan diprint🙂 ) “Tiket KA Senja YK, Senja Solo, Argolawu, Taksaka, Gajayana untuk tgl XX Habis” atau “Tiket KA Progo, Bengawan, Kutojaya, Gaya Baru untuk tgl XX Tanpa Tempat Duduk.”😦

Untuk saat ini..karena sudah saya alami sendiri maka ceritanya lain. Namun percakapan kemarin adalah kejadian di stasiun XXX dengan petugas XXX dan calo XXX tersebut diatas, maka saya hanya bisa menyatakan mosi tidak percaya saya pada petugas tiket KA XXX di stasiun XXX itu.

Lebih baik oknum petugas model begini segera saja ditindak tegas. Berhentikan! Karena sepertinya tidak cuma satu atau dua orang saja, banyak. Sekarang sudah terkesan biasa.. Atau jangan-jangan mafia?! Wallahua’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: