Banjir Kanal Timur Nasibmu kini: Berbusa, Berbau, Tercemar.

26 Jul

BANJIR KANAL TIMUR alias BKT alias BeKaTe, mega proyek triliunan rupiah yang sedianya dibuat untuk mengatasi banjir di wilayah Jakarta ini, terancam impoten.

Bagaimana tidak jika melihat kondisinya sekarang yang semakin memprihatinkan: Pendangkalan sungai, Penumpukan sampah rumah tangga. Airnya pun berbusa, berbau dan tercemar oleh limbah. Dan warnanya sudah tidak bisa didefinisikan lagi apa namanya. Menyedihkan meski diklaim telah menyelamatkan 2,7 juta warga Jakarta dari banjir (sumber: Baliho Pemrov DKI, yg entah disengaja atau tidak munculnya hampir berbarengan masa kampanye pilgub DKI).

Bisa dibilang BKT berpotensi menjadi masalah lingkungan bahkan masalah sosial baru bagi warga sekitarnya akibat pengelolaan yang serampangan dan tidak benar.

Bapak Gubernur yang sebentar lagi terpilih, siapapun Anda, tolong segera benahi BKT karena dia telah habiskan triliunan uang rakyat dan dia penting buat kami.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


**curhatan warga yang tinggal tidak seberapa jauh dari BKT dan tiap “terpaksa” hari melewatinya**

Ganti Muka

9 Nov

Ketika mulai mengetik judul tulisan ini, Ganti Muka, saya malah jadi ketawa geli sendiri. Masak iya ganti muka, kok rasanya kurang pas gitu. Saya harap nanti anda bisa bantu saya untuk memilihkan frasa yang lebih tepat. Terima Kasih.

Jadi begini kisahnya..

Saya sudah lama tidak berurusan dengan blog saya. Menulis tidak, baca tidak, bahkan sekedar nengok pun enggak. Terakhir kali bulan April lalu saya ngeupdate. Karena saking lama tidak ngeblog, rupanya saya kangen juga.

Tepat sejam yang lalu saya mulai buka tulisan-tulisan lama saya, komentar-komentar pengunjung saya baca lagi. Saya buka-buka lagi halaman demi halaman. Ahh, rupanya saya sudah lama tertidur. Bangun-bangun!

Akhirnya, saya login ke wordpress dan mulailah saya mengutak-atik blog ini. Awalnya saya ganti theme menjadi Bueno, yang katanya fun and stylish. Yang katanya bisa dirubah header, background dan color-nya. Yak, sudah.

Kemudian saya rubah Title Blog menjadi Blog Berbagi dan Slogan Blog menjadi Berbagi Apa Saja: For Me For You For Them.

Selanjutnya Background-nya yang saya permak. Upload gambar yang sesuai menurut saya dan mengganti warna yang sesuai juga menurut saya.

Terakhir saya atur widget. Saya tambahkan widget twitter biar kita bisa keep in touch (ceileeh..), widget yang masih saya anggap perlu saya biarkan sementara yang lain saya buang.

Dan finally, jadi. blog saya sekarang GANTI MUKA alias punya muka yang baru🙂 . Tetap Semangat Berbagi : Untuk Aku Untuk Kamu Untuk Mereka🙂

 

-hqmyeach-

Karena 22E, Saya 100% Tidak Percaya Lagi Sama Petugas Tiket KA

12 Apr

Hari Minggu sore kemarin saya ngeplurk dari sebuah kereta kelas ekonomi dalam perjalanan saya dari Jogja ke Jakarta. Yaah, cuma memajang status singkat: “Ngeplurk dari 22E”.

Sangat singkat, kan. Namun sebenarnya kisah dibaliknya tidak sesingkat itu. Panjang sebenarnya. Tapi daripada memanjang..melebar..kemudian meluas kemana-mana seperti banjir lahar dingin Merapi, mendingan saya tampilkan saja tulisan singkat yang saya comot dari account plurk saya sendiri, sebagaimana di bawah ini.

haqeem
tiket 22E punya kisah sendiri
haqeem awalnya pesan pada calo langganan, ternyata dia lupa pada hari H tdk dibelikan tiket sesuai pesanan..
haqeem hati ini menjadi kacau, dag dig dug tak karuan..berbaur jadi satu antara bingung, sebel, marah dan rasa penuh ketidakpastian
haqeem eee pak calo punya trik rahasia yang selama ini dia sembunyikan (terutama) kepada para pelanggannya, demi terjaganya aliran rizki..
haqeem “begini deh mas, sampeyan antri saja tiket di loket seperti biasa. tapi jangan diambil tiketnya” katany dengan mata lurus memandang ke loket
haqeem “maksudnya tiketnya tidak saya minta gitu pak y**to?”
haqeem “tepat sekali, titipkan saja ke petugasnya..tapi tambahkan uang 10rb buat si petugas” katanya dengan mata berbinar penuh keyakinan.
haqeem “hah, beneran pak?!” tanya saya agak ragu tapi mulai muncul rasa penasaran apa iya petugas loket bisa bermain..
haqeem bukankan kalau saya beli selalu dijawab tiket habis. bahkan sejak jauh-jauh hari sebelumnya sudah dibilang habis, apalagi ini yang 15 menit
haqeem lagi kereta akan berangkat. jangan-jangan kecurigaan saya selama ini benar. huh, harus dibuktikan!
haqeem “percaya deh sama saya, nanti kalau gagal saya nelp ke dalam..saya akan bilang itu orang dari saya, pak y**to!”
haqeem “setelah saya titipkan tiketnya dan kasih uangnya terus saya ngapain pak?”
haqeem “yaa..sampeyan keluar saja mas. nanti kalau keretanya pas sudah datang sampeyan temuin petugasnya td, minta tiketnya yg tadi..pasti ada!”
haqeem
begitulah percakapan nyata, kisah dibalik 22E..sejak kemarin **saya 100% tidak percaya lagi dengan petugas tiket KA berikut atasannya**

Judulnya agak provokatif ya?! Hmm..maaf, memang sudah cukup lama saya merasa agak curiga dengan petugas PT. KAI, terutama yang menangani masalah distribusi tiket.

Kenapa? Pasti bukan saya saja kan yang pernah kehabisan tiket kereta. Padahal pesan sudah H-30, masih jauh-jauh hari. Lewat online lah, agen lah, citos lah, stasiun lah, semuanya bilang “maaf pak tiket yang akan anda pesan sudah habis”. Lagipula bagaimana bisa tiket untuk beberapa kereta habis sekaligus dalam waktu bersamaan. Dengan mudahnya di kaca loket ditulis pake spidol (akhir2 ini sudah diketik dan diprint🙂 ) “Tiket KA Senja YK, Senja Solo, Argolawu, Taksaka, Gajayana untuk tgl XX Habis” atau “Tiket KA Progo, Bengawan, Kutojaya, Gaya Baru untuk tgl XX Tanpa Tempat Duduk.”😦

Untuk saat ini..karena sudah saya alami sendiri maka ceritanya lain. Namun percakapan kemarin adalah kejadian di stasiun XXX dengan petugas XXX dan calo XXX tersebut diatas, maka saya hanya bisa menyatakan mosi tidak percaya saya pada petugas tiket KA XXX di stasiun XXX itu.

Lebih baik oknum petugas model begini segera saja ditindak tegas. Berhentikan! Karena sepertinya tidak cuma satu atau dua orang saja, banyak. Sekarang sudah terkesan biasa.. Atau jangan-jangan mafia?! Wallahua’lam.

MUDAH MEMBELI MOBIL BEKAS DENGAN BANTUAN CHECKLIST PEMERIKSAAN KONDISI MOBIL

31 Agu

Sabtu kemarin saya mengantar salah seorang kerabat saya untuk melihat-lihat mobil bekas. Nampaknya dia tertarik untuk membeli mobil. Cuman, karena budget terbatas maka mobil bekas lah yang menjadi pilihan.

Sudah lama memang mobil second menjadi pilihan. Selain karena alasan budget, orang memilih mobil bekas antara lain untuk diperjualbelikan kembali. Ada juga yang sekedar hobi untuk mendapat kepuasan jika berhasil mendapatkan barang berkualitas dengan harga miring. Eit, masih ada lagi, khususnya menjalang lebaran seperti sekarang, ada juga yang membeli mobil untuk dipakai berlebaran di kampung selama beberapa lama. Habis pakai lalu jual kembali, dengan pertimbangan biaya yang dikeluarkan nyaris sama dengan ongkos nge-rental mobil. Bingung ya? Sederhana saja, saya beli mobil yang harga 2nd-nya relatif stabil dan laris di pasar (seperti Avanza, Xenia, dan sejenisnya). Katakan selisih harga beli dan harga jual kembali turun sekitar Rp 5 juta, masih setara dengan biaya rental mobil selama 10 hari kan. Kalau saya pakai mudik 2 minggu atau 1 bulan, jauh lebih hemat lagi.

Tentu ini tidak menjadi masalah bagi para pelaku jual beli mobil atau para penggila mobil. It’s not a big deal, lah. Nah, tapi, bagaimana nasib kita para awam? Baca lebih lanjut

Palestina Tenggelam Oleh VIDEO PARNO, Sebuah Konspirasi

9 Jun

Indonesia heboh dengan video parno Luna Maya-Ariel Peterpan. Ditambah lagi dengan video serupa Cut Tari. Belum video artis lain yang mungkin sebentar lagi bermunculan. Ada yang bilang itu asli Luna asli Cut Tari asli Ariel. Buktinya dari tato kupu-kupu, gelang, tahi lalat. Ada yang baru berani bilang sekian persen keasliannya.  Ada yang bilang bukan mereka. Sejauh ini belum satupun dimintai keterangan oleh pihak berwenang, jadi kita gunakan saja lah ilmu Pendidikan Moral Pancasila (PMP..ahay!) “azaz praduga tak bersalah”.

Televisi malah menjadi agen promosi yang hebat. Tiap hari kita disuguhi berita ini. Ditempatkan di primetime pula. Terutama dalam acara infotainment entah pagi, siang, sore, malam. Bahkan disiarkan ulang menjelang shubuh, gak ada capek nya. Pastinya semua orang di penjuru tanah air tau berita ini. Yang gak tau berarti gak punya TV.

Karena berita ini diekspose habis-habisan, orang-orang jadi semakin penasaran (baca: termasuk saya). Orang-orang di kantor saya juga. Yang saya tau melalui akun saya di plurk sudah tak terhitung tret yang nyerempet2 Luna Maya vs Ariel vs Cut Tari. Tak terhitung pula postingan dari para bloger yang berisi adegan nungging bersama antara Ariel Peterporn, Luna Maya dan (belakangan) Cut Tari. Iseng-iseng saya ketikkan kata “luna ariel” di google search. Eini muncul 12.200.000 hasil pencarian dalam 0,25 detik. Wow!!! Baca lebih lanjut

Mengais Cerita Sisa Amprokan Blogger 2010, 30 Hari Lalu…

7 Apr

Sebuah catatan dari Amprokan Blogger 6-7 Maret 2010 kemarin. Belum sempat saya share kepada siapapun. Blog inilah untuk pertama kalinya saya bercerita. Dan untuk urusan cerita tidak mengenal batas waktu kan? Mungkin cerita hari ini usianya 30 hari, tapi kalau tiba-tiba 30 tahun lagi saya ingin bercerita yang lain lagi, boleh kan?

————————————————-

Apa yang akan anda lakukan jika barang yang anda beli tidak sesuai dengan keinginan anda? Tentu complaint, bila kesalahan bukan pada anda. Jika memungkinkan anda pasti minta barang tersebut ditukar, atau mengatakan “kembalikan uang saya!”. Ini lumrah dilakukan, dan wajar, karena anda sedang memperjuangkan hak anda.

Namun tidak dengan saya kemarin.

Jadi, ceritanya, sebelum hari H ditawarkan souvenir amprokan blogger. Mungkin saya termasuk salah satu pemesan pertama. Komunikasi dilakukan via online dan sms, transfer  dilakukan via ATM Bank Muammalat ke mas Yulyanto. Beres!

Hari ke-1 acara berjalan sukses (kalau ingin baca review nya ada di sini, sini, sini, dan banyak lagi yang lain). Hari ke-2 amprokan, seminar bertempat di aula kompleks MK Rawa Pajang Bekasi, dari pagi hingga selesai sore. Namun sayangnya saya hanya bisa ikut setengah jalan, karena terlanjur berjanji pada diri sendiri untuk menghadiri sebuah agenda yang lain. Terpaksa puncak acara dilewatkan. Saya beringsut dari lokasi amprokan tepat pukul 12 siang, menjelang kumandang Adzan Dzuhur.

Dilayani dua orang panitia, dua-duanya perempuan. Salah satunya saya kenal namanya Ratu Sya, karena saya mendaftar ngamprok via mbak satu ini, yang dengan baik hati melayani dan menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Hingga akhirnya mbak yang satunya lagi mengambilkan sebuah kaos cantik untuk saya. Dalam sebuah bungkus plastik yang mengkilat. Saya pun segera berlalu karena sholat Jamaah di Masjid depan aula sudah menunggu.

Malam harinya, sesampai di rumah, saya segera bongkar-bongkar isi tas. Banyak sekali perlengkapan bekal saya ngamprok selama 2 hari berturut-turut. Mulai dari buku catatan, camera digital, laptop, charger HP sampai pulpen dan kaos cadangan. Belum lagi ditambah pernak-pernik yang bermacam-macam oleh-oleh dari acara, termasuk segala macam kartu nama para blogger yang berhasil ditangan. Semua diurai satu persatu. Baca lebih lanjut

TIPS TIDAK PERLU ANTRI DAPAT TIKET KA: TEKAN 121!

23 Feb

Saya terbilang sering menggunakan jasa Kereta Api. Sejak kenal pertama kali, waktu itu kalau tidak salah kelas 2 SMA dan perjalanan perdana waktu itu adalah Jogja – Jakarta dengan Kerata Fajar Utama, saya langsung jatuh cinta dengan model tranportasi massa yang harganya terjangkau, cukup nyaman dan tentunya relatif aman. Walaupun banyak kekurangan yang dirasakan dari sisi pelayanan, tapi karena sudah terlanjur cinta ya susah untuk berpaling, begitulah kira-kira.

Sudah pernah beli tiket kereta api? Pasti sebagian besar menjawab sudah. Caranya bagaimana? Langsung pesan di loket pembelian pada saat menjelang berangkat, memesan sebelumnya melalui loket reservasi. Nah itu cara tradisional Baca lebih lanjut