dan kelak kita akan mensyukurinya

(manfaatkan hidupmu)

Arsip untuk ‘resensi buku’ Kategori

Indonesia the lost..ATLANTIS: The Lost Continent Finally Found!

Ditulis oleh mas hqm di/pada 4 Oktober, 2009

Atlantis The lost Continent Finally Found

“Unlocking the Secrets of Plato’s Lost Continent”

Begitu tag line yang ditampilkan pada introduction di situs resminya. Sebuah penemuan berjudul ATLANTIS : The Lost Continent Finally Found, karya Prof. Arysio Nunes dos Santos, ilmuwan Brazil. Buku setebal 365 halaman (menurut versi aslinya dalam bahasa Inggris)  ini sempat menggemparkan dunia, bahkan menjadi buku paling laris dan populer di kategorinya sejak diterbitkan pertama kali pada 10 Agustus 2005 silam (di Amazon dijual seharga $22.99).

Silahkan anda lihat daftar isi dari buku ini.

Table of Contents

  • Dedication and Acknowledgements
  • Preface
  • Introduction
  • Part I – The True History of Atlantis
    • Chapter 1 – Indonesia as the True Site of Eden
    • Chapter 2 – Atlantis and the “Atlantic Ocean”
    • Chapter 3 – What Really Happened During the Pleistocene?
    • Chapter 4 – Indonesian Atlantis and the Four Rivers of Paradise
  • Part II – Ancient Cosmograms, Maps and Symbolisms
    • Chapter 5 – Atlantis in America
    • Chapter 6 – Atlantis in Ancient Cosmograms
    • Chapter 7 – Atlantis in Ancient Maps
    • Chapter 8 – The Many Pillars of Hercules
    • Chapter 9 – Atlantis in Minoan Symbolism
  • Part III – The Many Sites of Atlantis
    • Chapter 10 – The Atlantic Ocean of the Ancients
    • Chapter 11 – The True Pillars of Hercules
    • Chapter 12 – The Celtic Shelf, Morocco and Tartessos
    • Chapter 13 – Antarctica and the Arctic Ocean
  • Part IV – Paradise and the Far Eastern Atlantis
    • Chapter 14 – Diodorus Siculus on Atlantis
    • Chapter 15 – The Jewish Encyclopedia on the True Site of Eden
    • Chapter 16 – The Case of Taprobane and Sunda Strait
  • Bibliography
  • Endnotes
  • Subject Index

Atlantis Full

Secara tegas dikatakan oleh Prof. Santos bahwa Indonesia (lihat daftar isi) adalah Atlantis yang hilang. Sebuah bangsa dan continent yang menurut Plato (2.500 tahun yang lalu) menjadi pusat peradaban dunia sebelum ditenggelamkan oleh banjir besar di masa Pleistocene 11.600 tahun silam. Dengan bukti-bukti yang dibawanya, dia memaparkan temuannya yang sudah diteliti selama lebih dari 30 tahun. Banyak ilmuwan melakukan penelitian mengenai Atlantis, pencarian dilakukan di samudera Atlantik, Laut Tengah, perairan Karibia, bahkan Kutub Utara, tetapi tidak pernah ditemukan karena menurut Santos mereka mencari ditempat yang salah.

Indonesia map

Terlepas dari benar atau tidaknya Indonesia sebagai the true Atlantis (atau bahkan “dongeng” tentang Atlantis itu sendiri :D ), buku ini menjadi sebuah promosi yang manis bagi Indonesia yang selama ini dikenal dunia hanya dengan Bali nya saja.

-hqm-

Ditulis dalam resensi buku | 5 Komentar »

[BOOKS REVIEW] : dari Andrei Aksana hingga Raditya Dika

Ditulis oleh mas hqm di/pada 18 Juli, 2009

Dalam sebulan terakhir ini, di sela-sela kesibukan online dan main game, saya sempatkan juga membaca buku. Walaupun sekedar buku ringan tapi lumayan lah menambah koleksi perpustakaan. Buku-buku tersebut antara lain

brontosaurus 1 Cinta Brontosaurus, Raditya Dika : Bacaan ringan menjelang tidur biar cepat ngantuk. Enggak taunya malah jadi telat tidur karena baca buku ini. Efeknya anda bisa ngakak atau minimal ketawa sendiri malem-malem (* gw banget). Isinya mengenai pengalaman cinta Raditya Dika dari mulai TK sampai dia kuliah di Australia. Kelebihannya ada pada gaya bertutur yang ringan, menghibur dan lucu serta ekspersinya yang bebas. Ada umpatan, kadang dengan bahasa Indonesia yang sok gaul, kadang dengan bahasa inggris. Ceritanya sangat mengalir karena merupakan pengalaman pribadi penulis. Kalau anda sedang bete, tidak ada kerjaan dan bosan dengan bacaan yang berat-berat, buku ini bisa menjadi selingan. Bisa dibaca dimana saja, mudah dibawa dan ditenteng karena tipis dan kecil. Harganya sangat terjangkau karena dicetak dengan kualitas minimal, hanya 19.000 rupiah. Kekurangannya ada pada content yang tidak berbobot, bahasa yang kadang terlalu jorok, serta minim nilai pendidikan. Tidak dianjurkan untuk dibaca oleh anak-anak .

brontosaurus 2 Kambing Jantan the komik, Raditya Dika : Bacaan super ringan untuk anda yang malas baca tulisan panjang-panjang. Di dalamnya berisi pengalaman buruknya selama kuliah di Adelaide, Australia. Pengalaman ditaksir gadis korea, ikut Japanese party, bertemu pengelola apartemennya yang menyeramkan, resepsionis apartemennya yang canik, serta teman-temannya dari berbagai bangsa yang aneh-aneh. Kisah yang ada di versi komik ini tidak diceritakan di versi buku dengan judul yang sama, kambing jantan. Mirip dengan karyanya yang lain, anda akan menikmati kekonyolan pengalamannya dengan gembira. Dan satu hal, komik ini akan selesai anda baca dalam sekali duduk. Sangat pas untuk anda tenteng dan di baca sambil nunggu antrian di bank, di WC umum, atau dalam perjalanan naik kereta.

Tapi memang berbeda antara membaca versi tulisan dengan versi komik. Komik tidak sejelas dan segamblang tulisan. Komik, penulis minim kesempatan bermain kata-kata. Untuk membuat pembaca terpingkal harus ada situasi yang pada dasarnya memang lucu dan itupun dengan dukungan gambar yang pas. Jadi kalau diminta menilai lebih bagus mana versi komik dan tulisan, dua-duanya bagus. Tapi saya akan menilai lebih lucu versi tulisan, situasi yang ingin disampaikan penulis lebih tergambar dengan jelas yang versi tulisan (minimal menurut fantasi masing-masing). Tapi bukan berarti buku ini tidak layak dimiliki, karena memang berbeda. Komik memiliki penggemarnya sendiri. Dari tingkat kesulitan jelas jauh lebih sulit membuat cerita bergambar seperti ini.

cover lelaki terindah_AA Lelaki Terindah, Andrei Aksana : Pertama kali tertarik membeli bukunya saat melihat cover-nya yang hitam elegan, stempel “Best Seller”, serta membaca testimoni para pembaca di cover bagian belakang buku. Namun ketika mulai membaca bukunya, surprised juga karena ternyata buku ini berkisah tentang hubungan cinta lelaki sejenis para gay. Akhirnya baru sadar saat itu bahwa cover hitam tadi ternyata bergambar dada bidang dan perut six pack seorang lelaki, hahaha..

Sedikit berprasangka dan dengan agak deg-deg an juga (takut terpengaruh), saya teruskan saja membaca buku tersebut. Kisah kasih antara Rafky dan Valent, serta adanya tokoh Aku disitu. Ternyata tidak terasa justru ketagihan dan penasaran hingga selesai buku tersebut dalam hitungan hari, cukup dengan jari sebelah tangan.

Komentar saya, konsep nya sangat menarik dan unusual. Sejak awal kisahnya unpredictable dengan alur cerita serta plot-plotnya yang kreatif. Kita seperti menyimak sebuah kisah sederhana dengan gaya bercerita yang tidak biasa. Kemudian dari sisi bahasanya, kita akan disuguhi bahasa yang indah dan nyastra sekali. Saya seperti kembali membaca buku-buku Armijn Pane dan atau Sanusi Pane di era para sastrawan besar, pujangga baru. Dan yang tak kalah menarik adalah puisi-puisi yang memenuhi buku tersebut, seakan-akan penulis berusaha mengatakan sesuatu dengan cara yang lain.

Buku ini juga dilengkapi dengan original soundtrack, dan yang lebih hebat OST nya dinyanyikan sendiri oleh penulisnya. Jadi semacam pertunjukan multitalenta dari sang penulis, yang harus diakui memang cukup berbakat.

Bukan berarti tanpa cacat, karena saya menemukan ada sesuatu yang jangal di halaman 192. Apa itu, silahkan anda baca sendiri, hehe. Ada di kalimat pertama setelah tanda jeda. Sekedar keanehan kecil, tidak terlalu mengganggu.

Recommended to read, terutama untuk mereka yang ingin mendalami kehidupan asmara sesama jenis khususnya kalangan gay. Anda sedikit banyak bisa belajar perihal dinamika psikologisnya dan akan mempermudah dalam mencoba berempati pada mereka (buat para psikolog atau mahasiswa psikologi, bacaan wajib deh kayaknya, ^o^). Terakhir, dengan membaca buku ini Anda juga akan dibawa berjalan-jalan menyusuri setiap sudut negeri Gajah Putih, Thailand, yang terkenal eksotik itu. Setidaknya kita tahu dulu sebelum benar-benar ke sana.

Tetapi, jangan lupakan bahwa walau bagaimana pun hubungan sesama jenis apalagi sifatnya seksual adalah hal yang tidak dibenarkan dalam norma apapun, sosial atau bahkan agama. Khususnya kita di Indonesia yang masih menjunjung tinggi budaya timur.

Ditulis dalam resensi buku | Leave a Comment »

Harry Potter and The Deathly Hallows

Ditulis oleh mas hqm di/pada 23 Januari, 2008

Harry Potter ADH Pekan kemarin sudah dilaunching buku Harry Potter And the Deathly Hallows versi Indonesia. Dan akhirnya berakhir sudah cerita fantasi sihir Harry Potter.
Menakjubkan, Rowling sukses mengubah budaya “menonton” menjadi “membaca” untuk sebagian besar anak-anak di Bumi ini.
Buku terakhir sudah terjual jutaan kopi sebelum diluncurkan.
Terlepas dari cerita dan fantasinya, internet sangat berandil besar dalam promosinya.
Jutaan fan yang memiliki akses internet bercerita sepanjang waktu tentang hal Harry Potter.
Atmosfir yang sama saya rasakan (atau mungkin sedikit lebih dewasa) untuk fantasi Tolkien Lord of the Rings.

Banyak kesamaan antara fantasi Tolkien dan Rowling, tapi ada satu perbedaan mendasar yang saya rasakan.
Tanpa bermaksud merendahkan Rowling, tapi apa yang dilakukan Tolkien adalah sebuah revolusi fantasi modern, melihat s ituasi dan kondisi pada saat itu (antara Perang Dunia I dan II), kekompleksitasan cerita, dan kesempurnaan fantasi yang mungkin cuma tertandingi oleh kisah Mahabarata.
Namun saya sepakat, tidak pada tempatnya membandingkan dua fantasi ini, nikmati saja bagi yang mau menikmati.

Kalo mau e-booknya, nih ada gratis.. Versi Indonesianya ada juga.
Tapi kalo ada apa-apa saya gak ikut2an ya, hehe..
Soalnya gak bagus buat mata, he3. Bagaimanapun saya lebih mengajurkan Anda untuk beli langsung bukunya di toko2 buku terdekat.

Ditulis dalam e book, resensi buku | Bertanda: | 1 Komentar »