Saatnya Anda Menikah
Ditulis oleh mas hqm di/pada 23 Juli, 2009
“Tidak ada waktu untuk menunda. Jika engkau memang telah siap, maka apalagikah alasan yang bisa engkau berikan untuk memaafkan dirimu sendiri? Bukankah jika engkau miskin, Allah berjanji akan memberi kecukupan padamu? Jadi, jika Anda sudah merasa gelisah jika pada malam-malam yang sepi mencekam tidak ada teman yang mendampingi, inilah saatnya bagi Anda untuk menikah. Jika Anda sudah mulai tidak tenang saat sendirian, itulah saatnya Anda perlu hidup berdua. Jika Anda sudah begitu resah saat melihat akhwat di perjalanan, itulah saatnya Anda menguatkan hati untuk datang meminang. Hanya dua kalimat saja yang perlu Anda persiapkan untuk meminang: ALHAMDULILLAH bila diterima dan ALLAHU AKBAR bila ditolak. (M. Fauzil Adhim, Saatnya untuk Menikah).”

Selamat untuk sahabatku Abe dan Karina, atas pernikahan yang penuh berkah. Akad nikah, Ahad 20 Juli 2009 di Sukabumi, Jawa Barat. Menikmati perjalanan 36 jam Bekasi-Jakarta-Bogor-Sukabumi-Bogor-Jakarta-Bekasi bersama Aje, Yudi, Beben, Pras, Heru, Adi and wife: backpakers.
-hqm-